SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui program Minggu Kasih. Kegiatan ini digelar di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Jalan Rajawali nomor 92, Kelurahan Tanjung Perak, Pabean Cantian, Minggu (1/11/2026).
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan, hadir langsung dalam agenda tersebut. Kedatangannya disambut hangat oleh Pendeta GPDI, Romo Hendrik Runtukahu, sebelum memasuki ruang transit gereja.
Baca juga: Jumat Keliling di Masjid Al Hidayat, Wakapolres Tanjung Perak Ajak Jamaah Cegah Kenakalan Remaja
Dalam kesempatan itu, AKBP Irwan memperkenalkan diri secara resmi kepada seluruh jemaat yang hadir. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat pengurus maupun jemaat gereja.
"Kami memohon doa, dukungan, dan kerja sama dari seluruh jemaat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Irwan.
Ia menjelaskan bahwa Minggu Kasih merupakan program prioritas Kapolri. Agenda ini dirancang untuk menyerap aspirasi warga serta memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung.
Selain isu keamanan umum, Irwan menyoroti pentingnya peran orang tua dalam menjaga tumbuh kembang anak di era modern. Menurutnya, anak merupakan aset paling berharga dalam keluarga.
Baca juga: Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sosialisasi Tatap Muka Ops Patuh Semeru 2026
"Kita kerap lupa bahwa anak-anak adalah aset terpenting. Melalui kegiatan positif di gereja, saya berharap generasi muda dibimbing agar terhindar dari pengaruh lingkungan negatif," tutur AKBP Irwan.
Lebih lanjut, Irwan menggemakan semangat gerakan Jogo Omah atau menjaga rumah bersama. Ia menegaskan, kerukunan dan kepedulian antarsesama menjadi fondasi utama terciptanya keamanan wilayah.
Ia meyakini keluarga yang kuat akan melahirkan lingkungan yang kondusif. Karena itu, pihak kepolisian sangat membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pihak gereja.
Pada akhir penyampaiannya, Kapolres menitipkan pesan agar warga aktif melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Ancaman seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga peredaran minuman keras harus diantisipasi sejak dini.
Masyarakat diimbau tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 milik Polri. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan. (*)
Editor : Humas Polres