TANJUNG PERAK - Gelombang arus balik Lebaran 2026 di jalur laut mulai menunjukkan grafik peningkatan signifikan. Ribuan pemudik terpantau memadati Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN), Surabaya, sejak Minggu malam (29/3) hingga Senin pagi (30/3). Personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak pun disiagakan penuh untuk menjamin kelancaran dan keamanan di gerbang laut Jawa Timur tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun mulai pukul 18.00 hingga 06.00, arus penumpang yang meninggalkan Jawa Timur (keluar) mendominasi pergerakan di dermaga.
Tercatat sebanyak 3.920 orang bertolak dari GSN, naik drastis sebesar 74 persen dibandingkan rata-rata harian yang biasanya hanya menyentuh angka 1.000 orang.
Tak hanya penumpang perorangan, volume kendaraan pun ikut merangkak naik. Untuk kategori keluar Jatim, terdapat 376 unit kendaraan roda dua, 351 unit kendaraan roda empat, serta 297 unit bus dan truk yang naik ke atas geladak kapal.
Sementara itu, untuk arus penumpang yang masuk ke Jawa Timur, tercatat sebanyak 2.016 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 50 persen dari hari biasa. Perincian kendaraan yang masuk meliputi 167 unit R2, 246 unit R4, serta 217 unit bus dan truk.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyatakan bahwa Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus memperketat pengamanan dan memberikan pelayanan prima di titik-titik krusial pelabuhan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penumpukan massa serta potensi gangguan keamanan selama puncak arus balik.
"Kami memastikan seluruh pemudik terlayani dengan baik. Keamanan jalur dan kenyamanan penumpang di dalam area Pelabuhan GSN menjadi prioritas utama kami selama masa arus balik ini," ujar Iptu Suroto pada Senin (30/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, otoritas pelabuhan telah mengoperasikan 6 unit kapal yang siap mengangkut penumpang secara bergantian.
Sebanyak 5 dermaga juga telah disiapkan sepenuhnya untuk mempercepat proses sandar dan keberangkatan kapal agar tidak terjadi antrean panjang di perairan maupun di terminal penumpang.
"Kami terus memantau pergerakan arus balik yang saat ini didominasi oleh penumpang yang keluar dari Jawa Timur dengan kenaikan mencapai 74 persen. Prioritas kami adalah memastikan seluruh prosedur keamanan berjalan ketat namun tetap humanis, sehingga masyarakat merasa aman saat melanjutkan perjalanan ke kota tujuan," ujar Iptu Suroto.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi instruksi petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
"Hingga saat ini situasi di Pelabuhan GSN terpantau ramai lancar. Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih terus berjaga di lokasi guna memastikan arus balik mudik tahun ini berjalan aman dan kondusif, " pungkasnya. (*)
Editor : Humas Polres