Seputarperak.com – Senin, 19 Oktober 2026 Kanit Binmas Polsek Kenjeran, Ipda Tonny Ariesandy R., bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan program prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” melalui program Polisi Peduli Pendidikan di SMPN 54 Surabaya, Jalan Kyai Tambak Deres Nomor 293, Kelurahan dan Kecamatan Bulak. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti kepala sekolah, para guru, serta pelajar SMPN 54 Surabaya.
Dalam amanatnya, Ipda Tonny mengingatkan para pelajar agar senantiasa meningkatkan kedisiplinan dan mematuhi tata tertib sekolah. Ia menegaskan bahwa tugas utama seorang pelajar adalah belajar, menghormati guru, datang tepat waktu, mengerjakan tugas dengan baik, serta menjaga nama baik sekolah dan keluarga. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Baca Juga: Polsek Kenjeran Cek Stok BBM di SPBU Kedung Cowek, Pastikan Ketersediaan Tetap Aman
Selain kedisiplinan, para siswa juga diajak membangun karakter yang luhur, menjaga adab, berbakti kepada orang tua, serta menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Para pelajar diingatkan untuk membiasakan diri berdoa sebelum menjalankan aktivitas dan senantiasa mendoakan kedua orang tua sebagai bentuk rasa hormat dan kasih sayang.
Ipda Tonny turut memberikan perhatian terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras. Para siswa diminta tidak mencoba barang terlarang hanya karena rasa ingin tahu maupun pengaruh teman. Mereka juga diimbau untuk memilih pergaulan yang positif dan berani menolak ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mengancam masa depan.
Baca Juga: Polsek Kenjeran Laksanakan Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Pertigaan Nambangan
Terkait penggunaan teknologi, para pelajar diingatkan agar bijak dalam memanfaatkan media sosial. Mereka diharapkan menggunakannya untuk belajar, mencari informasi bermanfaat, dan mengembangkan kreativitas, serta tidak menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, ancaman, maupun konten yang merugikan orang lain. Setiap aktivitas di ruang digital harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam amanatnya, Ipda Tonny juga menekankan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Para siswa diimbau mengutamakan keselamatan saat berangkat maupun pulang sekolah, menggunakan helm berstandar SNI ketika berkendara atau dibonceng sepeda motor, serta tidak mengendarai sepeda motor sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki SIM sesuai ketentuan. Pelajar juga diminta tidak kebut-kebutan, melawan arus, maupun menggunakan telepon genggam saat berkendara.
Baca Juga: Polsek Kenjeran Gelar Green Policing, Dorong Kelompok Tani Tambak Wedi Lestarikan Lingkungan
Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi gangster dan kenakalan remaja. Polsek Kenjeran berharap para siswa tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan mereka. Perhatian dan pendampingan terhadap pelajar yang membutuhkan pembinaan juga menjadi hal penting agar mereka tetap berada di lingkungan pergaulan yang positif.
Melalui program ini, Polsek Kenjeran mendorong para pelajar untuk menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, sebagai wujud upaya kepolisian mendekatkan diri dengan lingkungan pendidikan sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab. (hum)
Editor : Humas Polres